Musim Hujan, Traveler yang ke Dieng Diimbau Jalan alternatif

Banjarnegara – Liburan ke Dieng pada musim hujan, traveler diminta untuk menggunakan jalur alternatif. Alasannya, ada potensi longsor di jalur utama Banjarnegara-Dieng.
Material tanah longsor di jalur utama Banjarnegara Dieng kini sudah bisa dilewati kendaraan. Namun, wisatawan diimbau tetap waspada dan memilih jalur alternatif lain saat turun hujan. Mengingat kondisi tanah tersebut masih berpotensi terjadi longsor susulan. 

“Saat ini akses wisata ke Dieng sudah bisa dilewati kendaraan roda 2 dan roda 4. Tetapi, kondisi tanah masih labil dan kemiringin sampai 80 derajat. Selain itu, di lokasi longsor juga tadi ada rekahan tanah meski sekarang sudah ditutup warga,” terangnya saat dihubungi detikcom, Senin (18/3/2019).

(Uje Hartono/detikcom)

Untuk itu, ia mengimbau agar wisatawan memilih jalur alternatif lain jika turun hujan. Misalnya, dari Kecamatan Karangkobar mengambil arah Kecamatan Pejawaran. Selain itu juga bisa dari Banjarnegara ke Madukara-Pagentan kemudian Pejawaran dan Dieng.

“Kalau hujannya masih tinggi sebaiknya lewat jalur lain. Yang penting kewaspadaan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Pihaknya juga akan memasang papan himbauan terkait kondisi daerah rawan tanah longsor. Hal ini untuk memudahkan wisatawan dari luar daerah untuk lebih berhati-hati.

“Kami akan memasang papan himbauan agar pengendara yang melintas bisa lebih berhati-hati,” kata dia.

Kapolres Banjarnegara AKBP Aris Yudha Legawa juga mengingatkan agar pengendara untuk lebih berhati-hati. Selain mempersiapkan jika turun hujan juga mematuhi aturan lalu-lintas.

“Jadi harus dipersiapkan bawa jas hujan, juga memakai helm. Ini akan melindungi pengendara jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. (rdy/rdy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *